Hal
pribadi terkadang memang tak untuk di bagi melainkan hanya untuk koleksi diri. Tapi
jika memang terlalu berat tuangkan saja keluh kesahmu di dalam heningnya malam
saat sajadah tlah menjadi alas dan sang pencipta menjadi sandaran. Tuhan tahu
apa yang terbaik untukmu mekipun terkadang tak sesuai keinginanmu. Tapi apakah
ada hal yag lebih indah dibandingkan dengan rencana-Nya? Tuhan selalu memberimu
jalan ketika diberikan masalah dan tugasmu adalah hanya berusaha, berdoa, dan
bersabar. Tuhan menyayangi umatnya yang bersabar ketika mendapat masalah atau
ujian. Jika saat ini kau belum mendapat jawaban atas doamu mungkin Tuhan ingin
lebih dekat denganmu. Ingat apa kau menduakannya dengan hal yang lain? Coba ingat
– ingat mungkin karena hal itu kau jadi melupakannya jadi dengan adanya masalah
yang kau hadapi Tuhan ingin kau berlari kearahnya. Tiada yang tidak mungkin
jika semua atas kehendakNya. Jangan pernah merasa terbebani dengan masalah yang
telah kau hadapi karena Tuhan selalu meringankan setiap langkah yang kau pilih.
Tentang hujan Hujan kau tau aku merindukan adanya seseorang yang menemaniku saat kau datang. Tapi apa yang terjadi? Hanya ada aku dan dirimu (hujan). Kamu! dimana saat ini? Telah kucari namun hujan yang kutemui. Hujan mengajariku berdiri tegar tanpa adanya kamu. Meskipun kamu tak ada hujan selalu tak pernah lelah untuk menemani mesti aku tak pernah memintanya. Yah terang saja siapa lagi yang akan menemani selain hujan. Karena temanku hanya hujan. Hujan setiakah kau denganku, seperti saat aku masih merasakan indahnya berjalan dibawah runtuhan air dengan seseorang. Yah seseorang yang mungkin kini bukan milikku lagi. Ah sudahlah lupakan semua itu, karena mengingat masa lalu yang penuh dengan kenangan hanya akan mengundang air mata. Kesal? ya tentu saja. Kesal dengan diriku sendiri. Hujan bisakah kau pertemukan aku dengan sesorang? Seseorang yang mungkin menemaniku saat kau tak lagi datang...
Komentar
Posting Komentar