Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Adegan Korea Dunia Nyata

Perlakuan istimewa Hello selamat pagi semuanya aku punya pengalaman yang bisa dibilang mirip drama korea. Hahha duh mimin korban drama korea ya? Ya bisa dibilang seperti itu ya jujur saja mimin emang suka drama korea bukan hanya karna aktornya yang ganteng-ganteng tapi juga karena dramanya suka bikin baper. Gimana gak baper ya klo nonton drma ada adegan yang mungkin itu bukan perlakuan besar tapi itu sebernya yang bikin hati cewek luluh iya gak sih?? Misalnya adegan dimana cowok benerin tali sepatu cewek, cowok itu rela benerenin tali sepatu si cewek biar si cewek gak jatuh. Terus waktu ujan diajakin pake payung bareng ya sepayung berdua gitu lah ya. Kan so sweet. Iya kan pastilah. Haha Nah cukup cukup kita ngayal soal drama korea. Nah kalian pernah gak sih merasa kalian pernah berada di posisi pemeran utama si cewek di drama korea gitu pernah ngalamain gak sih kejadian yang gak terduga seperti di drama korea gitu. Mimin mau berbagi cerita sedikit nih, tanpa kita gak sadar...

Jadi orang baik, SALAH?

Kau sering dikecewakan atau mereka merendahkanmu karena kau terlalu baik sehingga mereka bisa melakukan seenak mereka sendiri? Salah jadi orang baik? Tidak. Tidak usah merasa ragu untuk menjadi orang baik terus saja menjadi baik meskipun kebaikanmu tidak dibalas dengan kebaikan. Tuhan tau bagaimana membalas kebaikan umatnya. Meskipun terkadang kau ingin membalas mereka tapi ingat pembalasan yang paling menyedihkan tentu pembalasan yang di lakukan oleh Tuhan jadi jika kamu merasa ada hal yang tidak baik hindari saja tak perlu membalas. Bagaimana dengan percaya pada seseorang? Aku selalu percaya tapi setelah aku berfikir hanya satu orang dari sekian banyak yang dapat ku percaya setelah kedua orang tuaku. Mengapa demikian? Karena yang ku anggap sepenuhnya baik ternyata bukan, dan yang ku anggap tidak baik ia yang dapat ku percaya. Orang itu selalu mendukungku, mendorongku saat yang lain hanya diam dan membiarkanku. Kau hanya perlu siapa yang benar-benar tulus denganmu bukan mereka ...

Kehilangan Tanpa Memiliki

Apa kau pernah kehilangan namun tidak pernah memiliki? Entahlah aku tidak mengerti dengan diriku sendiri. Semakin aku memikirkannya semakin aku menakuti diri. Telah ku coba untuk mengungkapkan namun hal tersebut berujung pada amarah. Aku merasa.. mengapa aku seperti ini? Tidak biakah semua baik-baik saja seperti saat sebelum mengenalmu? aku tau ini bukan salahmu tapi bisakah kau jahat saja padaku. Jika kau bersikap seperti ini maka ini terlalu pahit saat aku mulai bertanya-tanya atas perlakuan namun tiada jawaban. Sebenarnya apa yang salah? Sikapmu? Atau aku yang mengartikan sikapmu? Jika memang tidak berniat singgah maka jangan membangun tempat untukku singgah, jika kau hanya bercanda jangan menyentuh hati. Jika berteman bagaimana dengan ucapanmu yang mendekati hati. Bagaimana bisa aku mengartikan jika terlalu membingungkan? Siapa yang akan mengerti jika tiada kejelasan yang pasti. Perasaan inilah yang lebih menakutkan daripada patah hati. . . .Jika ada yang tau perasaan ...